• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Mukhlis Buka Muskab VI PMI Bireuen

    22 Juli 2026, 12:34 WIB Last Updated 2026-07-22T06:14:04Z

     

    Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen Tahun 2026 di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026).

    Elitnesia.id|Bireuen,– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026). Musyawarah lima tahunan itu menjadi forum evaluasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru PMI Bireuen untuk masa bakti lima tahun ke depan.


    Dalam sambutannya, Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, relawan, dan mitra PMI yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.


    Menurutnya, PMI telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pembinaan Palang Merah Remaja (PMR), hingga berbagai aksi sosial lainnya.


    “Dedikasi tanpa pamrih yang ditunjukkan selama ini telah memberikan dampak nyata bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bireuen,” kata Mukhlis.

     

    Ia menegaskan, Muskab merupakan momentum penting untuk mengevaluasi program yang telah dijalankan, menyusun arah kebijakan organisasi, sekaligus memilih kepengurusan yang mampu membawa PMI Bireuen semakin profesional, mandiri, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


    Mukhlis berharap seluruh peserta musyawarah mengedepankan semangat demokrasi, musyawarah untuk mufakat, serta tetap berpedoman pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.


    “Pemerintah Kabupaten Bireuen mendukung penuh berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI. Semoga musyawarah ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi,” ujarnya.


    Ia juga berharap ketua dan pengurus yang terpilih memiliki integritas, kepemimpinan, komitmen, dan semangat pengabdian yang tinggi sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Bireuen.


    Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, SH., MM., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, DPRK Bireuen, PMI Aceh, para relawan, dan seluruh mitra kerja atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap berbagai program kemanusiaan PMI.


    Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyampaikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI PMI Kabupaten Bireuen Tahun 2026 di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026).


    Edi mengatakan dukungan Bupati Mukhlis tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan Muskab, tetapi juga saat banjir melanda Kabupaten Bireuen. Menurutnya, Bupati hadir langsung bersama relawan PMI untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan kepada masyarakat terdampak.


    Pada kesempatan itu, Edi juga mengungkapkan salah satu capaian penting kepengurusannya, yakni rampungnya rehabilitasi total Markas PMI Bireuen pada 2025. Keberadaan markas tersebut, kata dia, sangat membantu koordinasi pelayanan kemanusiaan ketika bencana banjir terjadi.


    Ia menegaskan, Muskab VI menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja, sekaligus melakukan regenerasi kepengurusan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI.


    Penghargaan juga disampaikan kepada para tokoh yang telah berjasa membangun PMI Bireuen, yakni A.R. Djuli, almarhum H. Asyeik H. Yusoef, Dr. H. Anwar Idris, serta Murdani Yusuf yang kini menjabat Ketua PMI Aceh. Edi turut memberikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI Bireuen yang disebutnya sebagai garda terdepan dalam setiap misi kemanusiaan.


    Sementara itu, Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf, S.E., mengingatkan bahwa Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, selalu menekankan tiga syarat utama menjadi pengurus PMI, yaitu memiliki jiwa sosial, memiliki waktu untuk mengabdi, dan mampu menjaga amanah.


    Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf, S.E., menyampaikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen Tahun 2026 di Aula Lama Setdakab Bireuen, Rabu (22/7/2026). Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya jiwa sosial, ketersediaan waktu, dan integritas sebagai syarat utama menjadi pengurus PMI.


    Menurut Murdani, pengurus PMI harus siap merespons kondisi darurat dan bencana dengan cepat serta menjaga integritas dalam mengelola organisasi maupun bantuan kemanusiaan agar kepercayaan masyarakat tetap terpelihara.


    Pembukaan Muskab VI PMI Kabupaten Bireuen turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Bawaslu Bireuen, Ketua KNPI Kabupaten Bireuen, peserta musyawarah, relawan PMI, serta insan pers.


    Sumber : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)

    Redaksi/editor : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini