Elitnesia.id|Banda Aceh – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Aceh mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi perdamaian dan keamanan menjelang peringatan Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) ke-21 yang akan diperingati pada 15 Agustus 2026.
Imbauan tersebut disampaikan melalui aksi damai bertajuk "Komitmen Memperkuat Sinergi Guna Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif Menjelang Hari Damai Aceh Tahun 2026" yang digelar pada Senin (20/7/2026).
Aksi damai yang dikoordinasikan oleh Zulfikar tersebut diikuti sejumlah massa dengan membawa spanduk berisi ajakan untuk menjaga perdamaian dan persatuan di Aceh.
Dalam aksi tersebut, GPII Aceh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif menjaga persatuan serta menolak segala bentuk provokasi dari pihak mana pun yang berpotensi memecah belah masyarakat dan mengganggu situasi perdamaian di Aceh.
Dalam orasinya, Zulfikar menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Damai Aceh hendaknya menjadi pengingat sekaligus penguat semangat perdamaian yang telah terbangun selama ini.
"Hari Damai Aceh harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menjaga keamanan, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Aceh," ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen GPII Aceh untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan Polda Aceh serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang peringatan Hari Damai Aceh ke-21.
"GPII Aceh berkomitmen memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Polda Aceh serta seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Hari Damai Aceh ke-21 Tahun 2026," tutup Zulfikar. (*)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar