• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Di Balik Secangkir Kopi, 1.166 Kitab Siap Berlayar ke Dayah-Dayah di Bireuen

    20 Juli 2026, 17:09 WIB Last Updated 2026-07-20T10:09:29Z
    Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P. (kiri), memperlihatkan salah satu kitab yang akan didistribusikan kepada perwakilan dayah di ruang oproom Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Senin (20/7/2026). Sebanyak 1.166 eksemplar kitab senilai Rp250 juta akan disalurkan kepada 11 dayah di Kabupaten Bireuen guna memperkuat literatur dan proses pembelajaran para santri.


    Elitnesia.id|Bireuen,Sore mulai merambat di Kantor Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Senin (20/7/2026). Di ruang oproom, suasana tampak sibuk namun tetap tertata. Puluhan kotak berisi kitab telah disusun rapi. Berbagai literatur keislaman itu seakan tinggal menunggu waktu untuk diberangkatkan menuju sejumlah dayah di berbagai pelosok Kabupaten Bireuen.


    Di balik pintu ruang kerja yang berada tepat di samping oproom, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P., masih berkutat dengan laptop kecil di atas mejanya. Ketukan pelan di pintu menghentikan sejenak kesibukannya. Ia menoleh, lalu menyambut awak media dengan senyum hangat.


    "Silakan masuk, mari ngopi bersama," sapanya.

     

    Di atas meja, sebuah termos kecil berisi kopi menjadi teman di tengah padatnya pekerjaan. Saat diajak menikmati kopi di warung seperti lazimnya kebiasaan banyak pejabat, Anwar menolak dengan santun.


    "Nanti saja ke warung. Kopi yang dititip ibu dari rumah ini sudah cukup,"ujarnya sambil tersenyum.

     

    Kesederhanaan itu menjadi awal percakapan yang kemudian mengarah pada tumpukan kitab di ruang oproom. Saat ditanya mengenai tujuan pengemasan kitab-kitab tersebut, Anwar menjelaskan bahwa semuanya merupakan bagian dari program pengadaan untuk mendukung kebutuhan belajar para santri di sejumlah dayah.


    "Iya, itu pengadaan kitab untuk para santri di beberapa dayah. Total anggarannya Rp250 juta,"

     

    katanya sembari memperlihatkan rekapitulasi pengadaan Tahun Anggaran 2026 yang tersimpan di laptopnya.


    Data tersebut menunjukkan sebanyak 1.166 eksemplar kitab akan didistribusikan kepada 11 dayah di Kabupaten Bireuen. Empat kitab rujukan utama yang diadakan meliputi Al Bajuri sebanyak 316 eksemplar, I'anah Ath-Thalibin sebanyak 300 eksemplar, Mahalli sebanyak 250 eksemplar, dan Syarah Ibnu Aqil sebanyak 300 eksemplar.


    Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing lembaga pendidikan. Dayah Madinatuddiniyah Serambi Babussalam di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Jeumpa, tercatat sebagai penerima terbanyak dengan alokasi 150 kitab. Sementara BP Madinatuddiniyyah Babul Muttaqin di Cot Kuta, Kecamatan Kuala, menerima 54 kitab, sesuai kebutuhan yang diajukan.


    Menurut Anwar, pengadaan kitab senilai Rp250 juta tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperkuat pendidikan Islam berbasis dayah. Pemerataan literatur dilakukan agar para santri di berbagai wilayah memiliki akses yang lebih baik terhadap kitab-kitab rujukan yang menjadi dasar pembelajaran di lingkungan dayah.


    "Harapannya, kitab-kitab ini dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses belajar mengajar dan semakin memperkuat tradisi keilmuan Islam di dayah," ujarnya.

     

    Menjelang senja, percakapan pun berakhir. Kopi di dalam gelas telah tandas, sementara kotak-kotak kitab masih berjajar rapi menunggu kendaraan pengangkut. Dari ruang sederhana itu, sebanyak 1.166 kitab segera memulai perjalanan menuju tangan para santri. Bukan sekadar kiriman buku, melainkan ikhtiar menghadirkan cahaya ilmu bagi generasi penerus ulama di Bumi Juang.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini