• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    RSUD dr. Fauziah Bireuen Tuan Rumah Road Show PERHOMPEDIN Aceh, Perkuat Layanan Kanker dan Persiapkan Unit Kemoterapi

    19 Juli 2026, 11:25 WIB Last Updated 2026-07-19T04:34:49Z


    Elitnesia.id|BIREUEN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen menjadi tuan rumah Road Show Perhimpunan Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) Aceh yang dirangkaikan dengan seminar ilmiah dan peninjauan ruang kemoterapi baru, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan onkologi sekaligus meningkatkan kesiapan RSUD dr. Fauziah sebagai rumah sakit rujukan kanker di kawasan timur Aceh.


    Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, kemudian sambutan Ketua PERHOMPEDIN Aceh, dr. M. Rizwan, Sp.PD., K-HOM.


    Dalam sambutannya, dr. Rizwan mengaku memiliki ikatan emosional dengan Kabupaten Bireuen karena pernah bertugas sebagai Kepala Puskesmas pada masa konflik Aceh. Ia menyampaikan apresiasi atas komitmen RSUD dr. Fauziah dalam mengembangkan layanan kanker.


    Ia menjelaskan, PERHOMPEDIN merupakan organisasi profesi di bawah Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) yang menaungi para konsultan hematologi onkologi medik di Aceh. Organisasi tersebut berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kanker melalui pendidikan, pelatihan, penelitian, hingga pengembangan layanan kemoterapi di berbagai daerah.


    Menurutnya, beban penyakit kanker terus meningkat. Berdasarkan berbagai penelitian, sekitar 95 persen faktor risiko kanker dipengaruhi lingkungan dan pola hidup, sedangkan faktor genetik hanya sekitar lima persen. Tantangan terbesar saat ini, kata dia, adalah masih banyak pasien datang dalam kondisi stadium lanjut sehingga peluang keberhasilan terapi menjadi lebih kecil.


    "Deteksi dini menjadi kunci utama. Semakin cepat kanker ditemukan, semakin besar peluang keberhasilan pengobatan, kualitas hidup pasien dapat dipertahankan, dan biaya pengobatan pun menjadi lebih efisien," ujarnya.

     

    Ia juga menyoroti masih terbatasnya jumlah dokter konsultan hematologi onkologi medik di sejumlah daerah di Aceh sehingga pemerataan pelayanan kanker masih menjadi tantangan bersama.


    Dr. Rizwan menyebut Road Show PERHOMPEDIN Aceh merupakan bagian dari implementasi program Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat layanan kanker secara komprehensif, mulai dari edukasi masyarakat, deteksi dini, diagnosis, kemoterapi, hingga pemantauan pasien pascaterapi.


    Sementara itu, Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp.N, yang membuka seminar secara resmi, menegaskan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan manajemen, serta penyediaan fasilitas pendukung.


    Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp.N, menandatangani komitmen bersama penguatan layanan kemoterapi pada Road Show PERHOMPEDIN Aceh di RSUD dr. Fauziah Bireuen, Minggu (19/7/2026). Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi dalam memperkuat layanan onkologi dan meningkatkan akses pelayanan kanker bagi masyarakat Bireuen serta kawasan timur Aceh.



    Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas tenaga medis yang harus dibangun melalui pendidikan dan pembinaan berkelanjutan.


    "Pengembangan sumber daya manusia merupakan investasi utama. Membangun SDM membutuhkan proses yang lebih panjang dibandingkan penyediaan sarana dan prasarana," katanya.

     

    Dr. Minar menjelaskan, RSUD dr. Fauziah kini telah memiliki dokter spesialis hematologi onkologi medik dan terus mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung layanan kanker, termasuk pengadaan alat kesehatan sesuai program pemerintah pusat.


    Ia menambahkan, RSUD dr. Fauziah termasuk salah satu rumah sakit di Aceh yang dipercaya menjadi lokasi pengembangan program layanan kanker, sehingga diharapkan mampu berkembang menjadi pusat rujukan regional dengan layanan onkologi yang semakin lengkap.


    Mewakili Pemerintah Kabupaten Bireuen, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan, menyampaikan permohonan maaf Bupati dan Wakil Bupati Bireuen yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan.


    Dalam sambutannya, dr. Irwan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan layanan onkologi di RSUD dr. Fauziah sebagai bagian dari program prioritas sektor kesehatan.


    "Keberadaan RSUD dr. Fauziah sebagai rumah sakit rujukan regional menjadi modal penting dalam meningkatkan akses pelayanan kanker bagi masyarakat Bireuen dan wilayah sekitarnya. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan layanan onkologi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya.


    Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar ilmiah. Materi pertama bertajuk "Cancer Pain" disampaikan oleh dr. M. Rizwan yang membahas penatalaksanaan nyeri pada pasien kanker secara komprehensif.


    Selanjutnya, dr. Iskandar, Sp.PD memaparkan materi "Mukositis Akibat Obat Kemoterapi", yang mengulas penanganan efek samping kemoterapi pada saluran cerna dan rongga mulut sebagai salah satu komplikasi yang kerap dialami pasien kanker.


    Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dokter dari berbagai rumah sakit pemerintah maupun swasta di Aceh.


    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan komitmen penguatan layanan kemoterapi sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan mutu pelayanan kanker di RSUD dr. Fauziah Bireuen.


    Para tamu undangan kemudian meninjau Ruang Sitotoksik yang dipersiapkan sebagai unit kemoterapi baru. Peninjauan dipimpin Ketua PERHOMPEDIN Aceh didampingi Direktur RSUD dr. Fauziah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.


    Hadirnya ruang kemoterapi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pelayanan bagi masyarakat Bireuen dan kawasan timur Aceh sehingga pasien kanker dapat memperoleh layanan kemoterapi yang lebih dekat, cepat, aman, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.


    Road Show PERHOMPEDIN Aceh ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah daerah, dan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan kanker melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, pemerataan layanan onkologi, serta penguatan sistem rujukan yang berorientasi pada keselamatan dan kualitas hidup pasien.


    Sumber : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang )

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini