• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Tgk Faisal Hadi Sentil Nobar Piala Dunia di Pendopo: Bireuen Kota Santri, Mari Jaga Marwah Daerah

    16 Juli 2026, 10:37 WIB Last Updated 2026-07-16T03:37:50Z

     



    Elitnesia.id|Bireuen, – Suasana Pengajian Bakda Subuh di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Kamis pagi (16/7/2026), berlangsung khidmat. Dalam tausiyahnya, Tgk Faisal Hadi menyinggung pelaksanaan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia yang digelar di Pendopo Bupati.


    Di hadapan jamaah, Tgk Faisal Hadi mengingatkan pentingnya menjaga identitas Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri dan daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Menurutnya, setiap kegiatan hiburan yang melibatkan masyarakat hendaknya tetap memperhatikan norma agama, adat istiadat, dan syariat Islam yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat Aceh.


    Ia menyampaikan bahwa kegiatan nobar yang dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan, perlu menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaannya tidak mengurangi marwah daerah yang dikenal religius.


    "Bireuen dikenal sebagai Kota Santri dan kota yang menjunjung nilai-nilai keimanan. Karena itu, setiap kegiatan publik hendaknya tetap menjaga adab, etika, dan ketentuan syariat agar tidak menimbulkan hal-hal yang kurang baik di tengah masyarakat," ujar Tgk Faisal Hadi dalam tausiyahnya.


    Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperbanyak muhasabah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama setelah Kabupaten Bireuen beberapa bulan lalu dilanda musibah banjir yang membawa dampak besar bagi masyarakat.


    Menurutnya, musibah hendaknya menjadi pengingat agar masyarakat semakin meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, menjaga persatuan, serta menghidupkan syiar Islam dalam setiap aspek kehidupan.


    Tgk Faisal Hadi menegaskan bahwa nasihat yang disampaikannya bukan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan amar makruf nahi mungkar agar setiap kebijakan maupun kegiatan masyarakat tetap selaras dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal Aceh.


    Pengajian bakda subuh tersebut dihadiri oleh jamaah dari berbagai kalangan yang memenuhi Masjid Agung Sultan Jeumpa. Para jamaah tampak menyimak tausiyah dengan khusyuk hingga pengajian berakhir.


    Di akhir ceramahnya, Tgk Faisal Hadi mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama menjaga Bireuen sebagai daerah yang religius, berakhlak mulia, serta tetap menjadi contoh dalam mengamalkan syariat Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.


    Penulis : Amat Asah Parang 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini