• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pemkab Aceh Utara Ajak Orang Tua Sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah

    12 Juli 2026, 11:57 WIB Last Updated 2026-07-12T04:57:39Z



    Elitnesia.id|Aceh Utara, – Dalam rangka menyambut dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pendidikan mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, untuk berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah yang akan dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026.


    Gerakan ini bertujuan mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak, menumbuhkan rasa percaya diri, membangun karakter sejak dini, serta memberikan semangat kepada peserta didik saat memulai perjalanan belajar pada tahun ajaran baru. Kehadiran orang tua di hari pertama sekolah merupakan wujud nyata kasih sayang, perhatian, dan dukungan terhadap pendidikan anak.


    Menindaklanjuti ajakan tersebut, Kepala SD Negeri 2 Lhoksukon, Mawarni, S.Pd.SD, mengimbau seluruh orang tua atau wali murid untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dengan mengantar putra-putri mereka ke sekolah.


    Menurut Mawarni, keterlibatan orang tua dalam pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan belajar anak, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, pendampingan, serta kehadiran pada momen-momen penting dalam kehidupan mereka.




    "Hari pertama sekolah merupakan awal perjalanan anak dalam menuntut ilmu pada tahun ajaran baru. Kehadiran ayah maupun ibu akan menjadi penyemangat bagi anak untuk memulai proses belajar dengan penuh percaya diri, bahagia, dan semangat," ujarnya.


    Ia menjelaskan, Gerakan Ayah Mengantar Anak merupakan gerakan yang mendorong keterlibatan keluarga dalam pendidikan dengan tetap menjunjung tinggi nilai kepedulian dan menghargai kondisi setiap anak.


    Bagi peserta didik yang telah kehilangan ayah, anak dapat diantar oleh ibu. Apabila ibu juga tidak dapat mendampingi, anak dapat diantar oleh abang, paman, kakek, saudara laki-laki, atau anggota keluarga terdekat lainnya yang bertanggung jawab. Kehadiran mereka tetap memiliki makna besar sebagai bentuk kasih sayang, perhatian, dan dukungan moral kepada anak.


    Sekolah juga memberikan perhatian khusus kepada peserta didik yang berstatus yatim maupun yatim piatu agar tidak merasa minder, bersedih, ataupun berkecil hati ketika melihat teman-temannya diantar oleh ayah. Karena itu, sekolah mengimbau agar anak-anak tersebut tetap didampingi oleh anggota keluarga terdekat sehingga mereka tetap merasakan kebahagiaan, semangat, dan perhatian pada hari pertama masuk sekolah.


    "Yang terpenting bukan siapa yang mengantar, melainkan anak merasakan bahwa dirinya dicintai, didukung, dan tidak sendiri dalam menempuh pendidikan. Semoga tidak ada satu pun anak yang kehilangan semangat pada hari pertama sekolah," tambahnya.


    Mawarni berharap seluruh orang tua maupun wali murid dapat meluangkan waktu untuk mendampingi anak hingga ke sekolah, memberikan doa dan motivasi, serta memastikan mereka siap mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan penuh kegembiraan.


    Pemerintah Kabupaten Aceh Utara meyakini bahwa sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, disiplin, dan berprestasi. Keterlibatan keluarga sejak hari pertama sekolah diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunikasi dan kerja sama yang erat demi keberhasilan pendidikan anak.


    Mari sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah pada Senin, 13 Juli 2026. Bagi anak yang tidak dapat didampingi ayah, kehadiran ibu, abang, paman, kakek, saudara laki-laki, atau anggota keluarga terdekat lainnya tetap menjadi wujud kasih sayang dan dukungan yang sangat berarti. Bersama, kita ciptakan hari pertama sekolah yang penuh semangat, kebahagiaan, dan tanpa ada satu pun anak yang merasa sendiri.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini