• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (94) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Kemenag Bireuen Sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah dan MATAMUDA di Seluruh Madrasah

    14 Juli 2026, 08:28 WIB Last Updated 2026-07-14T01:28:15Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen — Kementerian Agama Kabupaten Bireuen sukses menggelar Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS) dan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) secara serentak di seluruh madrasah pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung meriah, penuh kehangatan, serta menjadi momentum memperkuat sinergi antara keluarga dan madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkarakter.


    Sejak pagi, suasana di berbagai madrasah tampak semarak. Gerbang madrasah dihiasi ornamen penyambutan, balon warna-warni, serta berbagai dekorasi edukatif yang menciptakan kesan ramah anak. Para peserta didik baru mengenakan atribut MATAMUDA dan disambut hangat oleh kepala madrasah, dewan guru, serta tenaga kependidikan dengan senyum dan salam penuh kekeluargaan.


    Momentum tersebut semakin bermakna melalui pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS). Kehadiran para ayah yang mengantar putra-putri mereka hingga ke lingkungan madrasah menjadi simbol nyata kepedulian keluarga terhadap pendidikan anak sejak hari pertama menempuh proses belajar.


    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta para orang tua yang telah menyukseskan pelaksanaan GAMAS dan MATAMUDA secara serentak di Kabupaten Bireuen.


    Menurutnya, kedua program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter yang menempatkan keluarga sebagai mitra strategis madrasah dalam mendidik generasi bangsa.




    "Kehadiran ayah dalam mengantar anak ke madrasah memberikan pesan yang sangat kuat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dukungan keluarga akan menjadi energi positif bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, disiplin, dan berprestasi," ujar Dr. Zulkifli.


    Ia menambahkan bahwa MATAMUDA dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah secara menyenangkan, aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan maupun perploncoan. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan pengenalan budaya madrasah, siswa diarahkan agar mengenal lingkungan belajarnya sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.


    "Madrasah harus menjadi rumah kedua yang nyaman bagi setiap peserta didik. Di sinilah mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dibimbing menjadi insan yang beriman, bertakwa, berakhlakul karimah, cinta tanah air, serta memiliki karakter moderat sesuai nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin," tegasnya.


    Kemenag Kabupaten Bireuen berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui GAMAS dan MATAMUDA dapat terus berlanjut sepanjang tahun ajaran. Kolaborasi yang harmonis antara madrasah, orang tua, dan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas serta melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


    Pelaksanaan GAMAS dan MATAMUDA secara serentak di seluruh madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Bireuen menjadi bukti nyata komitmen Kemenag dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang ramah anak, inklusif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di madrasah.



    Sumber : Amat Asah Parang 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini