Elitnesia.id|Aceh Timur, – Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, TK Negeri Pembina Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, menggelar kegiatan mendongeng bersama Kak Bimo, pendongeng nasional asal Yogyakarta, pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut disambut antusias oleh ratusan murid TK dan puluhan guru pendidik.
Meski halaman TK Negeri Pembina masih dalam proses pembangunan pascabanjir, semangat untuk memberikan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak tidak pernah surut. Suasana sekolah dipenuhi gelak tawa, keceriaan, dan tepuk tangan saat Kak Bimo membawakan dongeng-dongeng inspiratif dengan gaya yang jenaka, komunikatif, dan interaktif.
Di hadapan ratusan murid dan puluhan guru, Kak Bimo mengajak anak-anak bernyanyi, bergerak bersama, serta berinteraksi melalui berbagai cerita yang sarat pesan moral. Beragam ekspresi lucu, suara tokoh yang unik, dan permainan edukatif membuat anak-anak tertawa lepas, sementara para guru turut menikmati suasana hangat yang penuh kebahagiaan.
Selain menghibur, setiap dongeng yang disampaikan mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, keberanian, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya menghormati orang tua dan guru. Dengan metode yang menyenangkan, pesan-pesan tersebut lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak.
Kepala TK Negeri Pembina Kecamatan Idi Rayeuk, Suryati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional.
"Hari Anak Nasional adalah momentum untuk memberikan kebahagiaan sekaligus pendidikan terbaik bagi anak-anak. Walaupun sekolah kami masih dalam tahap pembangunan pascabanjir, kami ingin memastikan mereka tetap dapat belajar, bermain, dan tumbuh dalam suasana yang penuh kasih sayang. Kehadiran Kak Bimo menjadi hadiah yang sangat berharga bagi anak-anak kami," ujar Suryati.
Menurutnya, kegiatan mendongeng merupakan media yang efektif dalam menumbuhkan minat baca, mengembangkan imajinasi, meningkatkan keberanian berbicara, serta membentuk karakter positif sejak usia dini.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di TK Negeri Pembina Idi Rayeuk menjadi bukti bahwa keterbatasan akibat bencana tidak mengurangi komitmen sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak. Justru di tengah proses pemulihan, tawa dan senyum anak-anak menjadi simbol harapan bahwa mereka tetap berhak memperoleh perhatian, perlindungan, dan kesempatan untuk berkembang secara optimal.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang dipenuhi wajah-wajah ceria para murid. Kebahagiaan yang terpancar dari mereka menjadi cerminan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi momentum untuk menghadirkan ruang belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh inspirasi bagi setiap anak Indonesia.
Sumber : Muhammad Idris (Amat Asah Parang )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar