Elitnesia.id|Bireuen,– Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Riyadhul Mubarak yang berlokasi di Gampong Matang Teungoh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu dayah modern (boarding school) yang mengintegrasikan pendidikan agama dan pendidikan umum dalam satu sistem pembinaan.
Didirikan sejak tahun 1996 dan dipimpin oleh Tu Busairi Yahya (61) , kemudian estafet kepemimpinan dilanjutkan okeh Tu Busairi Yahya (Ayah Tanjongan), YPI Riyadhul Mubarak berdiri di atas lahan seluas sekitar tiga hektare dengan fasilitas yang terus berkembang. Komplek pendidikan ini memiliki belasan gedung belajar, asrama putra (Albanin) dan asrama putri (Albanat) yang terpisah, musalla, koperasi, kantin, serta berbagai sarana penunjang lainnya guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan religius.
Ratusan santri dari berbagai daerah menempuh pendidikan di yayasan tersebut, dan setiap tahun jumlah peserta didik terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan.
Selain pendidikan kepesantrenan, YPI Riyadhul Mubarak juga mengelola Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Mubarak dan SMP IT Al-Mubarak yang mulai beroperasi pada tahun 2020.
Di bawah kepemimpinan Tgk. Jazuli, S.Pd.I., M.Pd, MAS Al-Mubarak terus mencatat prestasi membanggakan. Pada tahun 2026, sejumlah lulusannya berhasil diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di berbagai Perguruan Tinggi Negeri, di antaranya UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Malikussaleh, dan Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Sementara itu, SMP IT Al-Mubarak dipimpin oleh Tgk. Mukhsalmina, S.Pd yang turut berkomitmen membentuk peserta didik berkarakter Islami, unggul dalam akademik, serta berakhlakul karimah.
Pada Sabtu (4/7/2026), YPI Riyadhul Mubarak menggelar pembagian rapor semester sekaligus pemberian penghargaan kepada para siswa berprestasi dari jenjang MAS maupun SMP IT.
Penghargaan berupa medali emas, perak dan perunggu serta hadiah alat tulis diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan kedisiplinan siswa.
Kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, lantunan selawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta doa bersama.
Dalam sambutannya, Kepala MAS Al-Mubarak, Tgk. Jazuli, S.Pd.I., M.Pd, mengucapkan selamat datang kepada peserta didik baru serta memberikan motivasi kepada seluruh siswa.
"Selamat kepada para siswa yang meraih prestasi. Bagi yang belum memperoleh hasil terbaik, jangan berkecil hati. Jadikan hasil hari ini sebagai motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, akhlak, empati, sikap santun, serta kemampuan bersosialisasi.
Menurutnya, setiap peserta didik harus memiliki tiga bekal utama, yaitu olah pikir, olah rasa, dan olah raga. Olah pikir diwujudkan melalui semangat belajar dan menuntut ilmu, olah rasa dengan menumbuhkan rasa hormat kepada guru dan orang tua serta kepedulian terhadap sesama, sedangkan olah raga menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan agar mampu belajar secara optimal.
"Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Karena itu, ilmu harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum YPI Riyadhul Mubarak, Tgk. Usman, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang selama ini istiqamah mengabdi membina para santri, baik di sekolah formal maupun di lingkungan dayah.
Ia juga mengenang musibah banjir hidrometeorologi yang melanda komplek yayasan sekitar delapan bulan lalu hingga merusak dapur asrama putra. Saat itu seluruh santri dievakuasi ke lantai dua, sementara sebagian dijemput oleh keluarganya.
"Alhamdulillah, proses belajar mengajar kini kembali berjalan normal. Semangat kami untuk mendidik generasi Islam tidak pernah surut," katanya.
Keunikan lain YPI Riyadhul Mubarak adalah keberagaman latar belakang santri. Saat ini terdapat dua santriwati kakak beradik berkewarganegaraan Denmark, yakni Asmaul Husna (12) dan Timaira (14), yang memilih menimba ilmu di dayah tersebut dengan fokus mempelajari Al-Qur'an, khususnya Qira'ah Sab'ah (tujuh qiraat).
Dengan perpaduan pendidikan agama yang kuat, kurikulum pendidikan umum yang berkualitas, pembinaan karakter, fasilitas boarding school yang memadai, serta prestasi akademik yang terus meningkat, Yayasan Pendidikan Islam Riyadhul Mubarak terus berkomitmen mencetak generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, berprestasi, dan siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun mengabdi kepada masyarakat.
Sumber : Amat Asah Parang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar