Elitnesia.id|Aceh Timur,– Gerakan pemberdayaan ekonomi keluarga yang dilakukan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Aceh Timur kembali mendapat perhatian publik. Pesan tentang pentingnya perempuan untuk terus bergerak, mandiri dan mengembangkan usaha produktif ramai diperbincangkan setelah kegiatan Ketua TP PKK Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al Farlaky, S.Pd., M.Ag., disebarluaskan melalui platform media sosial pada Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut sebelumnya berlangsung di Aula Pendopo Bupati Aceh Timur, Jumat (21/8/2026), dengan penyerahan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 30 penerima manfaat. Bantuan yang diberikan berupa tiga unit mixer, tiga blender dan bahan pokok kue.
Pesan yang disampaikan TP PKK Aceh Timur dinilai tidak sekadar seremonial penyerahan bantuan. Ada ajakan kuat agar bantuan dijadikan modal awal untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga, dimanfaatkan secara bijaksana sesuai kebutuhan usaha, serta diikuti kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan produk.
> “Bantuan ini adalah modal awal, bukan seremonial. Gunakan dengan bijaksana sesuai kebutuhan usaha, terus belajar dan tekun mengembangkan produk. Semoga usaha berkembang, berkah dan mandiri.”
Semangat tersebut sejalan dengan fokus pemberdayaan TP PKK pada bidang sandang, pangan dan koperasi, khususnya dalam mendorong peningkatan pendapatan keluarga dan pengentasan kemiskinan.
Bukan Sekadar Bantuan, Tetapi Gerakan Kemandirian
Pesan Ketua TP PKK Aceh Timur tersebut menjadi penting karena pemberdayaan ekonomi perempuan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Bantuan harus menjadi titik awal lahirnya usaha baru, peningkatan pendapatan dan tumbuhnya keluarga yang lebih mandiri.
Di tengah tantangan ekonomi masyarakat, TP PKK diharapkan terus hadir hingga tingkat gampong dengan menggerakkan kader dan kelompok perempuan untuk mengenali potensi ekonomi di lingkungannya, mengembangkan produk lokal, memperkuat pemasaran serta membangun jejaring usaha.
Kehadiran TP PKK juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan berbasis keluarga. Sebab, ketika perempuan memiliki keterampilan dan sumber pendapatan produktif, dampaknya dapat dirasakan langsung dalam ketahanan ekonomi rumah tangga.
Aktif Bergerak, Hadir di Tengah Masyarakat
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. melalui berbagai agenda pemerintah daerah terus mendorong penguatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sendiri mencatat kegiatan penyaluran UEP oleh Ketua TP PKK sebagai bagian dari upaya membantu dan memajukan usaha para penerima manfaat.
Sementara itu, aktivitas Ketua TP PKK Aceh Timur yang kembali dipublikasikan melalui media sosial pada Jumat (28/8/2026) mendapat respons positif dari warganet. Pesan sederhana tentang bekerja, belajar, berusaha dan menjadi mandiri justru menjadi kekuatan utama yang menarik perhatian publik.
Gerakan tersebut sekaligus menjadi seruan bagi seluruh jajaran TP PKK agar semakin aktif turun ke masyarakat: bukan hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga, ekonomi perempuan dan kemandirian masyarakat dari tingkat kabupaten hingga gampong.
“Perempuan bergerak, keluarga kuat. Keluarga mandiri, Aceh Timur semakin maju.”
Reporter : Muhammad Idris

Tidak ada komentar:
Posting Komentar