Elitnesia.id|Bireuen,– Drama adu penalti mewarnai laga penentuan Turnamen Sepak Bola HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Lhok Mambang FC (LMB FC) akhirnya memastikan diri melaju ke babak final setelah menundukkan Samuti Makmur FC dengan skor 3-1 melalui adu penalti di Lapangan Sepak Bola Samuti Krueng, Kamis sore (13/8/2026).
Pertandingan berlangsung di hadapan seribuan penonton yang memadati sisi lapangan. Duel dua kesebelasan yang sama-sama diperkuat pemain muda dan berbakat tersebut berlangsung ketat hingga akhirnya harus ditentukan melalui drama titik putih.
Samuti Makmur FC tampil dengan kostum hitam bergaris putih, mengandalkan pemain-pemain muda dan berbakat. Sementara Lhok Mambang FC tampil dengan jersey merah menyala, juga diperkuat pemain muda tangguh yang tampil penuh percaya diri.
Kedua tim memperlihatkan permainan penuh semangat dan saling memberikan tekanan. Namun, hingga pertandingan berakhir, laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Rifzan Jadi Penentu di Titik Putih
Ketegangan semakin memuncak ketika kedua kesebelasan memasuki drama adu penalti.
Kedua tim sama-sama memiliki penendang yang tangguh. Namun, penjaga gawang Lhok Mambang FC, Rifzan, tampil gemilang dengan membaca arah tendangan lawan dan melakukan penyelamatan penting.
Penampilan Rifzan menjadi salah satu pembeda dalam drama titik putih tersebut. Sementara penjaga gawang Samuti Makmur FC, Fauzan, harus mengakui keunggulan Rifzan dalam mengantisipasi tendangan penalti.
Hasil akhir, Lhok Mambang FC menang 3-1 atas Samuti Makmur FC melalui adu penalti.
Kemenangan tersebut langsung mengantarkan LMB FC melaju ke babak final turnamen dan membuat suasana Lapangan Samuti Krueng pecah oleh sorakan para pendukung.
Bonus Rp1 Juta untuk LMB FC
Kemenangan Lhok Mambang FC mendapat apresiasi langsung dari masyarakat Gampong Lhok Mambang.
Sesaat setelah LMB FC memastikan diri lolos ke final, Keuchik Gampong Lhok Mambang Muhammad Kansil, bersama mantan Keuchik Jasaun, didampingi Tuha Peut dan tokoh masyarakat Gampong Lhok Mambang, langsung menyerahkan bonus sekitar Rp1 juta kepada tim.
Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para pemain sekaligus menjadi suntikan motivasi menghadapi partai final.
Pertandingan berlangsung meriah dengan dukungan berbagai pihak. Seribuan penonton memadati lapangan, sementara puluhan sponsor dari berbagai PT, CV, kalangan pengusaha, unsur legislatif, pimpinan lembaga hingga PMI Bireuen turut memberikan dukungan terhadap turnamen.
Pertandingan ini sekaligus menjadi panggung bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan, semangat kompetisi dan sportivitas di tengah masyarakat.
Kini, Lhok Mambang FC tinggal selangkah lagi menuju gelar juara. Setelah melewati Samuti Makmur FC dalam drama adu penalti, LMB FC harus memusatkan perhatian menghadapi partai puncak.
Drama penalti telah berakhir. Lhok Mambang FC melaju ke final. Kini, satu pertandingan terakhir akan menentukan siapa yang mengangkat trofi juara.
Reporter : Muhammad Idris ( Amat Asah Parang)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar