• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kemenag Bireuen Dorong Madrasah Melek Digital, Bimtek EMIS GTK dan Aplikasi MAGIS Resmi Dibuka

    11 Agustus 2026, 19:31 WIB Last Updated 2026-08-11T12:31:34Z

     



    Elitnesia.id|Bireuen ,– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen terus mendorong peningkatan kompetensi pengelola administrasi madrasah di tengah tuntutan transformasi digital. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) EMIS GTK dan Aplikasi MAGIS yang resmi dibuka di Aula Kantor Kemenag Bireuen, Selasa (11/8/2026).


    Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., yang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Anis, S.Ag. Pembukaan turut didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam), H. Rifal Fauzal, S.H.


    Bimtek tersebut diikuti operator dari 13 madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan operator dalam mengelola, memperbarui dan memanfaatkan data pendidikan berbasis digital secara tepat dan tertib.


    Kegiatan diawali dengan laporan Pengawas Madrasah Kemenag Bireuen, Hanafiah, S.Ag., M.A. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa peserta Bimtek berasal dari 13 madrasah dengan jumlah 13 operator yang menjadi ujung tombak pengelolaan data administrasi di masing-masing madrasah.


    Hanafiah berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan sehingga materi yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas.


    “Diharapkan seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan agar ilmu yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi madrasah,” ujarnya.


    Jangan Sampai Madrasah Tertinggal di Era Digital


    Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Bireuen H. Rifal Fauzal, S.H., mengingatkan peserta bahwa digitalisasi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan dan dunia pendidikan.


    Menurutnya, madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam pengelolaan administrasi maupun pelayanan pendidikan.


    “Sekarang semuanya serba digital. Jangan sampai kita ketinggalan dan ditinggalkan oleh perkembangan zaman. Karena itu, mari terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi, terutama dalam pengelolaan administrasi madrasah,” pesannya.


    Ia menilai kemampuan operator dalam mengelola data digital bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung akurasi informasi dan kualitas pelayanan pendidikan.


    Data Digital Jadi Penopang Tata Kelola Madrasah


    Kasi Penmad Kemenag Bireuen Anis, S.Ag., dalam sambutan sekaligus saat membuka secara resmi Bimtek EMIS GTK dan Aplikasi MAGIS, menegaskan bahwa penguasaan aplikasi dan pengelolaan data digital merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun administrasi madrasah yang tertib.


    “Penguasaan aplikasi dan pengelolaan data digital menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah,” ujarnya.


    Anis juga berharap para peserta tidak berhenti pada penguasaan aplikasi untuk kepentingan administrasi masing-masing, tetapi mampu menjadi penggerak peningkatan kapasitas di lingkungan madrasah.


    Setelah mengikuti Bimtek, para operator diharapkan mampu membantu dan membimbing guru serta tenaga kependidikan dalam memahami sistem dan aplikasi yang digunakan dalam pengelolaan data madrasah.


    Operator Jadi Garda Depan Data Madrasah


    Bimtek kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Drs. Ridlwan, M.Pd., Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kabupaten Bireuen.


    Materi difokuskan pada teknis pengisian EMIS GTK serta penggunaan Aplikasi MAGIS, termasuk pemahaman terhadap pengelolaan data agar dapat dilakukan secara lebih tertib, akurat dan sesuai kebutuhan administrasi madrasah.


    Penguatan kapasitas operator dinilai penting karena data yang dikelola melalui sistem digital menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perencanaan, evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan madrasah.


    Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Pengawas Madrasah Hasanuddin, M.Ag., dilanjutkan dengan khanduri bersama.


    Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Bireuen berharap peningkatan kompetensi operator dan penguatan tata kelola data digital dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas administrasi dan pelayanan pendidikan.


    Semangat yang dibangun bukan sekadar mampu mengoperasikan aplikasi, tetapi menjadikan teknologi sebagai instrumen untuk mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu bersaing hingga tingkat dunia.


    Reporter : Muhammad Idris (Amat Asah Parang)

    Editor : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini