• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (572) Hukum (96) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (361) Politik (91)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    PB HIMABIR: Program Cetak Sawah Baru Penantian Lama Petani Bireuen

    06 Agustus 2026, 22:15 WIB Last Updated 2026-08-06T15:15:44Z


    Elitnesia.id|Bireuen,– Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Bireuen (PB HIMABIR) Banda Aceh menilai polemik yang berkembang terkait pelaksanaan Program Cetak Sawah Baru (CSB) di Kabupaten Bireuen perlu disikapi secara objektif, proporsional, serta berlandaskan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.


    Sekretaris Bidang Humas PB HIMABIR Banda Aceh, Muhammad Ziaulhaq, mengatakan Program Cetak Sawah Baru merupakan kebijakan strategis yang berorientasi langsung pada kepentingan masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Bireuen.


    Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memperluas lahan pertanian produktif, tetapi juga berpotensi meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, membuka peluang ekonomi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.


    "Program Cetak Sawah Baru merupakan program yang baik dan memiliki manfaat strategis bagi masyarakat. Karena itu, program ini harus dikawal agar berjalan optimal, bukan justru dilemahkan oleh opini yang belum didukung fakta, data, maupun hasil pemeriksaan dari lembaga yang berwenang," ujar Muhammad Ziaulhaq.

     

    Ia menilai Kabupaten Bireuen memiliki potensi pertanian yang besar sehingga pengembangan lahan sawah produktif perlu dipandang sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.


    Menurutnya, Program Cetak Sawah Baru dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, memperkuat perekonomian masyarakat desa, sekaligus meningkatkan pendapatan petani.


    "Ketika kebutuhan pangan terus meningkat dan lahan pertanian menghadapi berbagai tantangan, program pengembangan sawah harus dilihat sebagai bentuk investasi pembangunan jangka panjang. Program ini memiliki nilai strategis, bukan hanya bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi masyarakat," katanya.

     

    Ziaul juga mengingatkan agar polemik yang berkembang tidak mengalihkan perhatian publik dari tujuan utama Program Cetak Sawah Baru, yakni memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


    Ia menegaskan kritik dan pengawasan tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya memastikan program berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Namun, setiap penilaian terhadap pelaksanaan program, menurutnya, harus disampaikan secara berimbang serta didasarkan pada informasi yang valid.


    "Jangan sampai polemik yang berkembang justru mengaburkan tujuan utama Program Cetak Sawah Baru. Yang harus menjadi perhatian bersama adalah bagaimana program ini dapat dilaksanakan secara maksimal, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat Kabupaten Bireuen," pungkasnya.



    Redaksi  : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini