Elitnesia.id|Bireuen,— Ancaman terhadap generasi muda tidak hanya datang dari lingkungan pergaulan, tetapi juga dari ruang digital. Narkoba, judi online, bullying, tawuran hingga balap liar menjadi sejumlah persoalan yang perlu diwaspadai para pelajar.
Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Peudada Iptu Iswahyudi, S.Psi., saat menjadi pembina upacara bendera di SMAN 1 Peudada, Kabupaten Bireuen, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Saweu Sikula yang dilaksanakan jajaran Polsek Peudada sebagai upaya memperkuat edukasi dan pembinaan terhadap generasi muda.
Sejak pukul 07.45 WIB, Iptu Iswahyudi bersama personel Kamtibmas Polsek Peudada hadir di lingkungan sekolah. Di hadapan kepala sekolah, puluhan guru dan ratusan siswa-siswi, Kapolsek memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat serta pentingnya menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Dalam arahannya, Kapolsek mengingatkan pelajar agar tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan maupun berbagai pengaruh negatif yang berkembang di media sosial dan ruang digital.
“Jangan biarkan masa depan kalian ditentukan oleh pergaulan yang salah. Jauhi narkoba, judi online, tawuran dan balap liar. Sekali salah melangkah, dampaknya bisa panjang,” tegas Iptu Iswahyudi.
Ia juga mengingatkan para pelajar untuk membangun kedisiplinan sejak dini, menaati tata tertib sekolah serta mematuhi aturan lalu lintas.
Menurutnya, keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor dalam aktivitas sehari-hari.
Selain memberikan pesan kepada siswa, Kapolsek menekankan pentingnya peran guru sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
“Guru dan siswa adalah bagian penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, mari bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar terbebas dari narkoba, kekerasan, bullying dan berbagai perilaku yang merusak masa depan,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Peudada M. Jamil Husen, S.Pd., bersama jajaran guru menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah dinilai penting dalam memberikan pemahaman hukum sekaligus membangun kesadaran disiplin di kalangan pelajar.
Melalui program Saweu Sikula, Polsek Peudada tidak hanya menyampaikan pesan Kamtibmas, tetapi juga membangun kemitraan antara kepolisian, pihak sekolah, guru dan pelajar.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni upacara, tetapi menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk membentuk pelajar yang disiplin, taat hukum, berkarakter dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menjaga generasi muda hari ini berarti menjaga keamanan dan masa depan masyarakat pada masa mendatang.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar