Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Gampong Bireuen Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menggelar kegiatan donor darah bertema “Setetes Darah Sejuta Harapan” di halaman meunasah setempat, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah gampong bersama masyarakat terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi di rumah sakit.
Keuchik Gampong Bireuen Meunasah Dayah, Andy Rauza, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 25 kantong darah.
Menurut Andy, capaian tersebut merupakan hasil partisipasi dan kepedulian masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan darahnya untuk membantu orang lain.
Ia berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan, baik untuk keperluan pengobatan maupun penanganan medis dalam kondisi darurat.
“Alhamdulillah, dalam kegiatan ini berhasil terkumpul 25 kantong darah. Semoga darah yang disumbangkan masyarakat dapat membantu siapa saja yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan bagi para pendonor,” ujarnya.
Andy juga mengapresiasi seluruh masyarakat dan pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp.S., melalui petugas Unit Transfusi Darah, Yunita Agustina, A.Md.Ak., menyampaikan bahwa pelaksanaan donor darah secara rutin di tingkat gampong sangat membantu rumah sakit dalam menjaga ketersediaan stok darah.
Menurutnya, partisipasi masyarakat melalui kegiatan donor darah berkelanjutan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelayanan kesehatan, terutama untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang menjalani perawatan maupun mereka yang membutuhkan penanganan medis darurat.
“Pelaksanaan donor darah secara berkelanjutan seperti ini sangat membantu rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan darah,” kata Yunita.
Ia berharap semakin banyak gampong dan elemen masyarakat yang tergerak untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Dengan demikian, ketersediaan darah dapat terus terjaga dan kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi bisa terpenuhi.
Kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan materi. Setetes darah yang disumbangkan secara sukarela dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi kehidupan orang lain.
Reporter : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar