• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (551) Hukum (78) Internasional (185) Kampus (57) Lifestyle (16) Nasional (269) Politik (60)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    IKLAN UTAMA

    Iklan

    Iklan

    Alami Sakit, Perantau Aceh Meninggal Dunia di Malaysia

    Selasa, 28 November 2023, November 28, 2023 WIB Last Updated 2023-11-28T14:12:43Z

      

    Alami Sakit, Perantau Aceh Meninggal Dunia di Malaysia

    Elitnesia.id|Banda Aceh - Seorang warga Aceh asal Kabupaten Pidie, Sabirin bin Ubit (52) meninggal dunia di Kedah Darul Aman, Malaysia, Minggu (26/11/2023). 


    Jenazah almarhum saat ini berada di Kulim Hospital, Kedah Darul Aman dan rencananya akan pulangkan ke Aceh melalui Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara pada Selasa (28/11/2023). 


    Kabar meninggalnya warga Aceh di Negeri Jiran Malaysia ini disampaikan anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma.


    Menurut Haji Uma, dirinya menerima surat dari Keuchik Gampong Pante Kulu Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie yang memohon bantuan fasilitasi untuk pemulangan jenazah. Sebelumnya Haji Uma juga berkoordinasi dengan Toke Muh, salah satu unsur masyarakat Aceh di Malaysia yang ikut membantu proses pemulangan.


    Dari kronologis yang disampaikan Toke Muh padanya, diketahui jika almarhum baru sekitar 3 bulan bekerja di Malaysia dan bekerja di Pahang. Lalu pindah ke daerah Kedah Darul Aman.


    Saat awal bekerja di Kedah Darul Aman, almarhum sering mengalami demam, hingga beberapa hari terakhir sakitnya makin parah. Almarhum sempat diajak ke rumah sakit oleh warga Aceh lainnya namun menolak.


    Pada Minggu kemarin, tubuh almarhum mengeluarkan keringat dan terlihat oleh tetangga yang kemudian menghubungi rekan sesama Aceh Almarhum. Namun setibanya rekan almarhum, ternyata sudah meninggal dunia.


    Jenazah almarhum selanjutnya dibawa ke Kulim Hospital oleh pihak polisi guna dilakukan pemeriksaan. Toke Muh pun berkomunikasi dengan pihak keluarga di Aceh terkait pemulangan jenazah.


    Pemulangan jenazah ke Aceh butuh biaya sebesar 20 juta, namun keluarga hanya memiliki biaya 15 juta. Untuk sisa biaya tercukupi dari hasil pengumpulan sumbangan oleh Komunitas masyarakat Aceh disana. 


    Sementara biaya kargo jenazah dibantu Haji Uma , Haji Uma juga memfasilitasi ambulance dari BP2MI Aceh dengan sharing biaya sebahagian dari BP2MI Aceh dan sebahagian lagi dari Haji Uma untuk pemulangan jenazah dari Bandara Kuala Namu menuju kediaman keluarga di Kecamatan Titueue, Pidie.


    Jenazah almarhum Sabirin bin Ubit, Alhamdulillah sudah  tiba di Bandara Kuala Namu sekitar pukul 15.00 Wib dan selanjutnya akan langsung diberangkatkan ke Kabupaten Pidie.


    Penjemputan Jenazah Almarhum di lakukan Oleh Staf penghubung Sumutra DPD RI Fajri dan nanti akan di antar kerumah duka Oleh Staf Haji Uma Kabupaten Pidie Musdir Ilyas


    Haji Uma mengucapkan terimakasih kepada Ketua kesatuan Masyarakat Aceh Penang Toke Muh dan seluruh masyarakat aceh yang telah membantu dan melakukan fardhu kifayah dan semoga mendapatkan balasan dari Allah subhanahu wataala serta keluarga tabah menghadapi cobaan ini.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini