• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (550) Hukum (78) Internasional (185) Kampus (57) Lifestyle (16) Nasional (270) Politik (60)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pangkalan Odong-odong Resmi Direlokasi ke Bekas Terminal Lama Bireuen

    Senin, 03 Juni 2024, Juni 03, 2024 WIB Last Updated 2024-06-11T14:26:18Z

    Peusijuek (tepung tawari) saat launching odong-odong dan tempat wisata permainan anak oleh Kepala Dinas Perhubungan Bireuen, Drs Murdani didampingi Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Mulyadi, SH MH, Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE, Pj Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh, Azhar IB, S.Pd, Senin (3/6/2024) malam di Eks Terminal Lama Bireuen. 


    Elitnesia.id| Bireuen,- Bireuen-Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bireuen) resmi merelokasi pangkalan odong-odong ke eks terminal Tipe C Bireuen, Kawasan Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Senin (3/6/2024) malam.


    Sebelumnya, odong-odong itu berpangkalan di tepi jalan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.


    Akibat mangkal di lokasi tersebut, beberapa kali mendapat komplain dari keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut karena menggangu kenyamanan mereka.


    Karena itulah, Pemkab Bireuen akhirnya memindahkan tempat mangkal odong-odong ke eks terminal lama Bireuen.


    Hal itu ditandai dengan Peusijuek (tepung tawari) dan pelepasan odong-odong, saat  launching odong-odong dan tempat wisata permainan anak oleh Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, P.hD, diwakili Kepala Dinas Perhubungan Bireuen, Drs Murdani.


    Pada kesempatan itu, Murdani menyebutkan, Pemkab Bireuen memberikan status pinjam pakai lokasi eks terminal lama Bireuen itu untuk pangkalan odong-odong selama enam bulan.


    "Perjanjian pinjam pakai mulai 3 Juni sampai 31 Desember 2024. Karena itu harus dimanfaatkan baik-baik," sebut Murdani.


    Dia menambahkan, pengelolaan odong-odong dan tempat permainan anak diserahkan ke pihak Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh.


    Murdani tak lupa mengingatkan supir odong-odong agar menaati aturan yang telah disepati sebelumnya.


    "Jangan menghidupkan musik saat memasuki waktu salat, apalagi ini dekat dengan masjid. Jadi harus menunggu 10 menit setelah salat selesai. Kalau melanggar akan ditindak" tegasnya.


    Relokasi odong-odong itu dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan transportasi serta rekreasi anak-anak di Bireuen.


    Diharapkan, dengan adanya relokasi ini, tingkat kecelakaan dan risiko pada permainan anak-anak dapat diminimalisir. 

    Sehingga memberikan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua pihak yang menggunakan fasilitas tersebut.


    Pantauan awak media, ratusan masyarakat, baik anak-anak, remaja maupun dewasa tampak memadati lokasi tersebut, mereka antusias untuk naik odong-odong tersebut.


    Ada sebanyak sembilan odong-odong yang beroperasi mengangkut penumpang.


    Hadir pada launching odong-odong tersebut, Kasat Lantas Polres Bireuen, Iptu Mulyadi, SH MH, Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE, Pj Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh, Azhar IB, S.Pd, dan masyarakat sekitar. (Kabar Bireuen)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini