• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (553) Hukum (87) Internasional (187) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (348) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    HMI Bireuen Desak Polres Ambil Langkah Cepat dan Terukur atas Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Tengah Bencana

    30 November 2025, 02:57 WIB Last Updated 2025-11-29T19:57:09Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen menyatakan keprihatinan mendalam atas laporan masyarakat terkait adanya kenaikan harga kebutuhan pokok secara tidak wajar di sejumlah kawasan terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen. Dalam kondisi darurat yang memerlukan solidaritas semua pihak, HMI menilai praktik tersebut tidak hanya meresahkan, tetapi juga berpotensi memperburuk kesulitan warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan sehari-hari.


    Ketua Umum HMI Cabang Bireuen, T. Mirza Saputra, menjelaskan bahwa situasi bencana membuat akses logistik terhambat, jalan nasional lumpuh, dan sebagian warga kehilangan harta benda. Karena itu, setiap tindakan spekulatif atau permainan harga dapat menambah tekanan psikologis dan ekonomi masyarakat.

    “Masyarakat kita saat ini sedang menghadapi ujian yang sangat berat. Ada rumah yang hanyut, akses transportasi terputus, listrik padam, dan jaringan komunikasi sempat lumpuh. Dalam kondisi seperti ini, masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan pokok. Kenaikan harga yang tidak wajar jelas menjadi pukulan tambahan yang tidak seharusnya terjadi,” ungkap Mirza.


    Mirza menegaskan bahwa Polres Bireuen memiliki kewenangan untuk melakukan langkah-langkah cepat, termasuk sidak lapangan, pemantauan harga harian, serta koordinasi dengan instansi terkait seperti Disperindag, BPBD, dan pemerintah daerah. Ia berharap Polres dapat mengambil tindakan tegas namun tetap humanis, agar situasi harga kembali stabil dan masyarakat merasa dilindungi.

    “Kami percaya Polres Bireuen dapat merespons dengan cepat dan tepat. Penegakan hukum sangat penting, namun pendekatan yang mengedepankan edukasi dan pembinaan kepada pedagang juga perlu diprioritaskan, supaya tidak terjadi salah paham dan demi menjaga suasana yang tetap kondusif,” ujarnya.


    Untuk memperkuat pengawasan di tingkat akar rumput, HMI Cabang Bireuen membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi permainan harga. Laporan dapat disampaikan melalui pesan singkat, media sosial, atau jaringan kader HMI di setiap kecamatan. Seluruh laporan akan dihimpun secara transparan dan didokumentasikan sebagai bahan koordinasi resmi dengan aparat penegak hukum.

    “HMI hadir untuk mendengarkan dan membantu. Setiap laporan yang masuk akan kami proses dengan cermat agar bisa segera diteruskan kepada pihak yang berwenang. Kami ingin memastikan suara masyarakat tidak hilang di tengah situasi bencana,” jelas Mirza.


    Mirza juga mengajak para pedagang untuk ikut menjaga stabilitas harga sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Bireuen. Ia menegaskan bahwa pedagang merupakan bagian penting dari rantai pemulihan ekonomi dan jika semua pihak saling mendukung, proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

    “Kami memahami bahwa pedagang juga terdampak. Tapi menjaga harga tetap wajar adalah kontribusi besar bagi masyarakat. Dalam situasi sulit, solidaritas menjadi kekuatan utama kita,” katanya.


    Di akhir pernyataannya, Mirza menyampaikan rasa optimisme bahwa Bireuen akan mampu pulih dengan cepat jika seluruh unsur, mulai dari aparat, pedagang, relawan, mahasiswa, hingga masyarakat umum, berjalan dalam semangat kebersamaan.

    “Bireuen sedang diuji, tetapi saya yakin kita akan bangkit lebih kuat. Kita memiliki tradisi saling tolong, saling menjaga, dan itu adalah modal sosial terbesar kita. HMI akan terus berada di tengah masyarakat, mengawal situasi, dan memastikan harapan tetap terjaga.”

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini