Elitnesia.id|Bireuen — Warung kopi Azis Kupi 29 resmi dibuka pada Kamis, 29 Januari 2026, di Desa Geudong-Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Grand opening usaha mikro tersebut diawali dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) yang dipimpin Tgk Marhaban, dilanjutkan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan keberkahan usaha.
Azis Kupi 29 berada di simpang tiga Geudong-Geudong dan Geudong Alue, atau searah menuju Meunasah Geudong Alue. Warung kopi ini hadir dengan konsep bangunan dua lantai yang dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus suasana santai bagi pengunjung.
Lantai dasar difungsikan sebagai area pelayanan dan tempat duduk utama, sementara lantai dua disiapkan sebagai ruang bersantai terbuka. Dari lantai atas, pengunjung dapat menikmati suasana sekitar gampong sambil ngopi, berbincang, maupun bersantai, menjadikannya daya tarik tersendiri dibanding warung kopi lain di kawasan tersebut.
Pemilik Azis Kupi 29, Abdul Azis, yang sehari-hari dikenal sebagai petugas keamanan (Satpam) BSI Gandapura, mengungkapkan bahwa membuka usaha warung kopi merupakan cita-cita lama yang akhirnya dapat terwujud.
“Usaha warung kopi ini adalah cita-cita saya yang sudah lama terpendam. Alhamdulillah, hari ini bisa tercapai. Semoga Azis Kupi 29 membawa keberkahan dan menjadi tempat berkumpul masyarakat,” ujar Abdul Azis.
Selain mengelola Azis Kupi 29, Abdul Azis juga menjalankan Azis Doorsmeer 29 yang berada di kawasan yang sama. Kehadiran dua unit usaha tersebut mencerminkan semangat kemandirian ekonomi serta upaya membuka peluang usaha di tingkat gampong.
Dari sisi menu, Azis Kupi 29 menawarkan beragam pilihan, mulai dari kopi dan aneka jus, menu sarapan seperti lontong, hingga hidangan lain berupa mi pangsit, mi goreng, mi pangsit goreng, serta aneka kue dan camilan. Ragam menu ini disiapkan untuk menjangkau berbagai selera pelanggan, khususnya warga yang mencari tempat sarapan pagi sekaligus nongkrong santai.
Dengan konsep sederhana, bangunan dua lantai, menu yang terjangkau, serta suasana kekeluargaan, Azis Kupi 29 diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi, pusat interaksi sosial, dan penggerak ekonomi kecil masyarakat sekitar.
Redaksi : Ipul pedank laut



Tidak ada komentar:
Posting Komentar