• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (555) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (353) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Dayah Darul Mikhlishin Al-Amiriyah Peringati Maulid Nabi dan Isra’ Mi’raj

    04 Januari 2026, 12:00 WIB Last Updated 2026-01-04T05:16:46Z

     


    Elitnesia.id|Bireuen, Aceh — Nuansa religius dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Isra’ Mi’raj yang digelar Dayah Darul Mikhlishin Al-Amiriyah di Gampong Geulanggang Gampong (Cureh), Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Minggu (4/1/2026).



    Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri masyarakat, tokoh agama, unsur pemerintahan, serta anggota DPRK Bireuen Tgk Amryadi (Tgk Am Cureeh). Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta persatuan umat.



    Peringatan Maulid Nabi dan Isra’ Mi’raj dimaknai sebagai momentum refleksi untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan dan ukhuwah Islamiyah. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat Nabi, tausiah keagamaan, serta doa bersama yang berlangsung khidmat.




    Pimpinan Dayah Darul Mikhlishin Al-Amiriyah, Jamaluddin Jafar atau Abati Cureh, menegaskan bahwa peringatan hari besar Islam tidak seharusnya berhenti pada aspek seremonial semata.



    “Hikmah Maulid Nabi dan Isra’ Mi’raj harus menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas ibadah, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.



    Pada hari yang sama, juga dilaksanakan doa bersama dan prosesi peusijuek (tepung tawar) untuk Bir Aly Tour and Travel Cabang Bireuen yang berlokasi di Cureh, Geulanggang Gampong. Prosesi adat Aceh tersebut turut diikuti 22 jamaah umrah perdana sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menunaikan ibadah di Tanah Suci.



    Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta tamu undangan. Perhelatan ini mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan masyarakat Aceh yang senantiasa menjunjung nilai spiritual, kebersamaan, dan kearifan lokal yang berakar pada ajaran Islam.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Editor/redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini