• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (555) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (353) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara UIN Ar-Raniry Lakukan KPM di UPTD SD Negeri 28 Peusangan

    12 Januari 2026, 13:36 WIB Last Updated 2026-01-12T06:36:54Z

     


    Elitnesi.id|Bireuen,- Senin, 12 Januari 2026 — Sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry melakukan kegiatan di UPTD SD Negeri 28 Peusangan, Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis kepada siswa-siswi yang masih terpengaruh oleh trauma pasca-bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa minggu lalu.



    Rizqa Fadlullah, selaku Koordinator Umum KPM Tematik Kebencanaan UIN Ar-Raniry, menjelaskan bahwa kedatangan mereka bersama relawan dari KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Bireuen dan BFLF tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi lebih kepada memberikan hiburan dan kegiatan yang dapat mengurangi trauma bagi anak-anak di sekolah tersebut.



     “Kehadiran kami dari mahasiswa maupun relawan KNPI dan BFLF adalah untuk menghibur adik-adik, karena mungkin mereka masih trauma terhadap bencana yang beberapa minggu lalu melanda. Banjir bandang yang sangat dahsyat itu tentu meninggalkan kesan mendalam,” ujar Rizqa.


    Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa dan relawan menyelenggarakan berbagai permainan edukatif dan psikologis untuk anak-anak. Mereka juga memberikan materi tentang cara-cara menghadapi bencana serta pengetahuan dasar mengenai kebencanaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada anak-anak mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan.




    Bencana banjir bandang yang melanda wilayah Peusangan pada akhir tahun 2025 telah menimbulkan kerusakan yang cukup parah, tidak hanya pada infrastruktur tetapi juga pada mental dan psikologis para korban, terutama anak-anak. Kondisi tersebut mendorong pihak universitas untuk turut serta dalam memberikan bantuan dan dukungan moral. Selain itu, mahasiswa KPM juga berkolaborasi dengan pihak sekolah dalam merancang kegiatan yang dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka.


    Salah satu siswa, Syarif (12 tahun), mengungkapkan bahwa kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry ini sangat menyenangkan dan membantu dirinya melupakan kejadian yang menakutkan saat banjir. “Saya senang sekali, bisa bermain dengan teman-teman dan kakak-kakak dari UIN. Semoga ada lagi kegiatan seperti ini,” ujar Syarif dengan senyuman.


    Machfud Azhari Perwakilan KNPI Bireuen Mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk lebih memahami situasi yang dihadapi masyarakat pasca-bencana. Melalui kegiatan KPM Tematik Kebencanaan, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori administrasi negara, tetapi juga tentang peran penting yang dapat dimainkan oleh sektor pendidikan dalam pemulihan pasca-bencana. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan memiliki kontribusi besar dalam membangun kembali ketangguhan komunitas yang terdampak bencana.



    Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dan pihak-pihak terkait dapat terus bersinergi dalam membangun kembali daerah yang terdampak bencana, terutama dengan fokus pada pemulihan psikologis anak-anak sebagai generasi penerus.



    Sumber : Mach

    Redaksi : ipul pedank laut

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini