Elitnesia.id|Bireuen, — Persyarikatan Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) membangun fasilitas sumur bor di Desa Blang Guron, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Rabu (14/1/2026). Pembangunan tersebut dilakukan sebagai upaya pemulihan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh beberapa bulan lalu.
Desa Blang Guron tercatat sebagai salah satu desa terdampak banjir, yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses air bersih. Melalui program ini, Muhammadiyah berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih yang layak dan berkelanjutan.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan hasil kolaborasi MDMC dengan sejumlah mitra kemanusiaan internasional, yakni Global Peace Malaysia, MRA, OPS IHSAN, dan ABIM. Kerja sama lintas lembaga ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan akses air bersih.
Koordinator MDMC Kabupaten Bireuen, Ustadz Jafaruddin, mengatakan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menjalankan misi kemanusiaan dan kebencanaan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program ini, kami berharap warga Desa Blang Guron dapat lebih mudah memperoleh air bersih, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun keperluan ibadah,” ujar Jafaruddin.
Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, MDMC tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga akan melakukan pendampingan agar fasilitas sumur bor dapat dirawat dan dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
Sementara itu, masyarakat Desa Blang Guron menyambut positif pembangunan sumur bor tersebut. Warga mengaku sangat terbantu, terutama saat musim kemarau, ketika ketersediaan air bersih menjadi terbatas.
Melalui program ini, Muhammadiyah bersama para mitra berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di wilayah pascabanjir.
Sumber : Mach
Editor/redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar