• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (556) Hukum (88) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (355) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Polres Bireuen Bersihkan Lumpur TK Ash-Shafiyah, Pulihkan Ruang Belajar Pascabanjir

    26 Januari 2026, 11:54 WIB Last Updated 2026-01-26T04:54:35Z

     

    Anggota Polres Bireuen bergotong royong membersihkan endapan lumpur sisa banjir hidrometeorologi di halaman TK Ash-Shafiyah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Senin (26/1/2026), guna memulihkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar anak-anak.

    Elitnesia.id|Bireuen ,— Wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Bireuen. Pada Senin (26/1/2026), puluhan personel Polres Bireuen turun langsung membersihkan endapan lumpur sisa banjir hidrometeorologi Aceh yang masih menutupi lingkungan TK Ash-Shafiyah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.



    Aksi sosial tersebut melibatkan personel dari berbagai satuan dan pos sektor. Kegiatan dipimpin AKP Suharto dengan Ketua Tim lapangan dari Bimas Polres Bireuen AKP Azharuddin bersama sejumlah personel lainnya. Mereka bahu-membahu membersihkan lumpur yang menutupi halaman bermain anak-anak dengan peralatan seadanya.



    Kegiatan ini bertujuan memulihkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar anak-anak pascabencana. Ruang belajar yang bersih dan aman dinilai penting untuk mengembalikan semangat anak-anak agar proses pendidikan dapat kembali berjalan optimal.



    Ketua Yayasan Pendidikan Tgk Hasan Ibrahim Kepala Nanggroe, Hj. Zulfa Maknun (67), turut hadir di lokasi dan berbaur bersama personel Polri yang membersihkan lumpur. Kehadirannya menjadi simbol sinergi antara lembaga pendidikan dan aparat negara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak usia dini.



    Hj. Zulfa Maknun menjelaskan, Yayasan Pendidikan Tgk Hasan Ibrahim Kepala Nanggroe yang berlokasi di Dusun Balee Kuning, Gampong Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, berdiri sejak 2015. Sementara unit pendidikan Ash-Shafiyah mulai beroperasi pada 2018 dengan jenjang TK, PAUD, dan TPA.



    Sementara itu, Kepala TK Ash-Shafiyah, Farhana, M.Pd., mengatakan jumlah peserta didik di bawah naungan yayasan tersebut mencapai 70 anak dengan tenaga pendidik sebanyak 10 orang.



    Ia menjelaskan, saat banjir melanda, air merendam area yayasan hingga ketinggian sekitar satu meter. Ruang Kelompok Bermain PAUD dan TPA terendam dan menyisakan lumpur setebal sekitar 70 sentimeter, sementara ruang TK relatif aman karena berada di lantai yang lebih tinggi.



    “Bangunan PAUD dan TPA yang berada di lokasi lebih rendah mengalami kerusakan cukup parah, termasuk alat bermain dan sarana belajar di halaman yayasan,” ujar Farhana.



    Meski demikian, berkat kerja keras para guru yang dibantu tukang sewaan, ruang belajar kini telah kembali dibersihkan dan aktivitas belajar mengajar mulai berjalan normal. Para guru juga menyediakan air minum dan makanan ringan bagi personel Polri sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan.



    Farhana menambahkan, siswa TK Ash-Shafiyah pernah menorehkan prestasi dengan meraih juara lomba pentas seni tingkat TK se-Kabupaten Bireuen pada 2021 yang digelar di SD Al-Fatih Bireuen.



    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bireuen atas bantuan dan kepeduliannya. Kehadiran Polri bukan hanya membersihkan lumpur, tetapi juga memulihkan semangat dan harapan anak-anak untuk terus belajar,” kata Farhana.



    Sumber : Amat Asah Parang 

    Redaksi/editor : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini