• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (553) Hukum (87) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (353) Politik (74)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pulihkan Trauma Anak Pascabanjir, Bintang Kecil Aceh Gelar Dukungan Psikososial di Bireuen

    02 Januari 2026, 13:34 WIB Last Updated 2026-01-02T06:34:15Z

     

    Anak-anak penyintas banjir berpose bersama relawan Bintang Kecil Aceh usai mengikuti kegiatan dukungan psikososial melalui art terapi di posko pengungsian Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/1/2026). Melalui aktivitas kreatif, anak-anak diajak mengekspresikan harapan dan memulihkan kondisi psikologis pascabencana.

    Elitnesia.id|Bireuen, Aceh — Dukungan psikososial menjadi kebutuhan krusial dalam penanganan pascabencana, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Selain pemenuhan logistik dasar, pemulihan kondisi psikologis penyintas bencana menjadi bagian penting agar mereka mampu kembali menjalani kehidupan secara normal.



    Merespons dampak banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera, Bintang Kecil Aceh bekerja sama dengan CV Daratan Samudera menggelar kegiatan dukungan psikososial bagi warga terdampak di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/1/2026).



    Kegiatan tersebut menyasar warga yang masih bertahan di posko pengungsian akibat kerusakan tempat tinggal. Sebanyak 197 anak, lima ibu menyusui, dan 10 lansia tercatat sebagai penerima manfaat langsung. Secara keseluruhan, terdapat 114 kepala keluarga yang mengungsi, dengan 56 rumah dilaporkan hilang dan sisanya mengalami kerusakan berat sehingga tidak layak huni.



    Minimnya aktivitas bermain dan belajar selama berada di pengungsian membuat anak-anak rentan mengalami kejenuhan dan tekanan psikologis. Kondisi ini mendorong Bintang Kecil Aceh hadir untuk menciptakan ruang aman dan ramah anak, agar mereka kembali merasa nyaman, bahagia, dan terlindungi.



    Kegiatan dukungan psikososial berlangsung selama enam hari, sejak 27 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Pendekatan yang digunakan bersifat terpadu melalui metode art terapi dan terapi menulis, yang dirancang sesuai dengan usia anak hingga remaja.



    Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas kreatif seperti mewarnai, menggambar, dan melukis di atas kanvas sebagai media mengekspresikan perasaan mereka. Sementara itu, remaja difasilitasi dengan terapi menulis untuk membantu menyalurkan emosi yang sulit diungkapkan secara lisan pascabencana.



    Koordinator Program Psikososial Bintang Kecil Aceh, Maria Ulfa, mengatakan metode tersebut dinilai efektif dalam membantu penyintas, khususnya anak-anak.



    “Melalui art terapi, anak-anak bisa mengekspresikan rasa takut, sedih, dan harapan mereka lewat gambar dan warna. Sedangkan terapi menulis membantu remaja melepaskan emosi yang selama ini terpendam,” ujarnya.



    Di akhir kegiatan, seluruh peserta diajak menuliskan harapan dan cita-cita mereka sebagai bentuk penguatan mental untuk menyongsong tahun baru dengan lebih optimistis.



    Melalui kegiatan ini, Bintang Kecil Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi penyintas bencana, khususnya anak-anak, agar proses pemulihan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh sisi psikologis dan emosional secara berkelanjutan.


    Sumber : Amat Asah Parang 

    Redaksi/editor : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini