Elitnesia.id|Bireuen ,— Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pos Induk Kota Juang mengalami kecelakaan lalu lintas saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah warga di Gampong Calok, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Minggu (8/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di depan SPBU Gampong Meunasah Alue, Kecamatan Peudada, sekitar pukul 09.30 WIB.
Akibat kecelakaan itu, sopir mobil pemadam kebakaran Rudi Hartono bersama dua personel Damkar, yakni Dedi Sumardi dan Fauzanur mengalami luka dan sempat dilarikan ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Hardani, SIK M.med.Kom melalui Kasat Lantas Polres Bireuen Iptu Aditya Hadmanto. STrk SIK MH., mengatakan kecelakaan bermula saat mobil damkar Mitsubishi Cold Diesel BL 9083 AB yang dikemudikan Rudi Hartono melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Saat tiba di lokasi kejadian, mobil damkar tersebut menabrak bagian samping kanan truk tronton Mitsubishi Fuso BK 8225 BR yang dikemudikan Suryadi, yang melaju searah di depannya dan tiba-tiba berbelok ke kanan menuju SPBU.
“Setibanya di TKP, truk tronton Mitsubishi Fuso yang berada di depan mobil damkar tiba-tiba berbelok ke kanan masuk ke SPBU, sehingga mobil damkar tidak sempat menghindar dan menabrak bagian samping kendaraan tersebut,” ujar Aditya.
Akibat benturan tersebut, mobil pemadam kebakaran mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping kiri kendaraan. Sementara truk tronton Mitsubishi Fuso mengalami kerusakan pada bagian belakang dan samping kanan.
Baca juga:
Mobil Pemadam Tabrakan Saat Menuju Lokasi Kebakaran di Peudada, Tiga Petugas Cedera
Kasat Lantas menyebutkan, dari peristiwa tersebut terdapat empat orang yang terlibat dalam kecelakaan, dengan tiga orang mengalami luka dan satu orang tidak mengalami luka.
“Korban luka merupakan sopir dan dua petugas Damkar Bireuen, sementara pengemudi truk tidak mengalami luka,” katanya.
Salah satu petugas Damkar, Fauzanur, pada pukul 16.00 WIB dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh karena mengalami patah kaki dan cedera pada tulang ekor bagian belakang.
Selain itu, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitaran puluhan juta.
Saat ini, Satlantas Polres Bireuen telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tronton Mitsubishi Fuso dan satu unit mobil pemadam kebakaran.
“Petugas juga telah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Aditya.
Redaksi : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar