• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (560) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (81)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Keuchik Safrizal Apresiasi Komitmen Bupati Bireuen Perjuangkan Aspirasi Warga

    06 April 2026, 21:28 WIB Last Updated 2026-04-06T14:28:01Z

     

    Keuchik Safrizal.

    Elitnesia.id|Bireuen ,— Komitmen Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat korban bencana mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan oleh Keuchik Safrizal yang menilai langkah pemerintah daerah dalam merespons tuntutan demonstran sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.


    Apresiasi tersebut disampaikan menyusul sikap Bupati Bireuen yang memastikan seluruh tuntutan masyarakat akan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Komitmen itu disampaikan saat menerima aksi Koalisi Gerakan Sipil Bireuen di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin (6/4/2026).


    Dalam dialog dengan perwakilan massa, Bupati Mukhlis menegaskan bahwa proses verifikasi data korban menjadi faktor penting agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran serta menghindari terjadinya data ganda.


    Data awal yang dihimpun dari para keuchik melalui camat mencapai sekitar 31 ribu jiwa dan telah diserahkan ke BNPB untuk diverifikasi. Berdasarkan hasil sementara, sekitar 6.000 kepala keluarga (KK) dinyatakan lolos verifikasi, sementara sekitar 8.000 data lainnya masih dalam proses peninjauan untuk tahap berikutnya.


    Safrizal menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan hak masyarakat terpenuhi. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar serta memberikan kepercayaan kepada pemerintah dalam menyelesaikan persoalan secara bertahap.


    Menurutnya, di tengah bencana hidrometeorologi yang cukup besar, Bupati Bireuen tetap bekerja maksimal, bahkan sering menerima keluhan masyarakat hingga larut malam di pendopo.


    “Dalam kondisi seperti ini wajar jika muncul kritik dari masyarakat, termasuk terkait empati. Namun bencana sebesar ini tidak dapat ditangani secara instan. Semua membutuhkan proses dan ketelitian agar tidak menimbulkan persoalan baru,” ujar Safrizal.


    Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat.


    “Musibah ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kita yakin penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” katanya.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini