• Jelajahi

    Aplikasi (1) Artis (3) Covid 19 (1) Daerah (563) Hukum (93) Internasional (191) Kampus (58) Lifestyle (16) Nasional (360) Politik (81)
    Copyright © elitnesia.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Wakil Bupati Bireuen Buka Musrenbang RKPK 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana

    09 April 2026, 12:07 WIB Last Updated 2026-04-09T05:07:43Z
    Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, ST., M.T menyampaikan sambutan sekaligus membuka Musrenbang RKPK Kabupaten Bireuen Tahun 2027 di Aula Hotel Fajar, Kamis (9/4/2026).


    Elitnesia.id|Bireuen ,— Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Bireuen Tahun 2027 di Aula Hotel Fajar, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur legislatif, Forkopimda, pejabat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Kamis, (09/04/2026).


    Ketua panitia, Dailami, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan yang mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel, dengan berlandaskan regulasi nasional maupun daerah.


    Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum penting untuk merumuskan arah pembangunan daerah. Ia berharap sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat dapat menghasilkan program yang tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.


    Sementara itu, Anggota DPRA Daerah Pemilihan III, Saifuddin Muhammad, menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam upaya pemulihan pascabencana.


    Perwakilan Bappeda Aceh memaparkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD), di mana sekitar 13 persen dialokasikan untuk Kabupaten Bireuen dengan prioritas pada pemulihan pascabencana.


    Dalam arahannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan sejumlah fokus pembangunan tahun 2027, meliputi penanganan dan pemulihan pascabencana secara berkelanjutan, penguatan mitigasi bencana dalam setiap program pembangunan, peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.


    Ia juga memaparkan capaian indikator pembangunan tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,26 persen atau berada di atas rata-rata Provinsi Aceh. Tingkat kemiskinan menurun menjadi 10,3 persen atau turun 1,8 persen. Tingkat pengangguran terbuka berada pada angka 3,82 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi dan nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,25, juga berada di atas rata-rata provinsi dan nasional.


    Secara umum, capaian tersebut menunjukkan pembangunan Kabupaten Bireuen berada pada jalur positif, meski masih dihadapkan pada tantangan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi.


    Musrenbang ini diharapkan mampu melahirkan program-program pembangunan yang solutif, tepat sasaran, serta berorientasi pada perlindungan masyarakat dan percepatan pemulihan daerah.


    Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan panel oleh Bappeda Kabupaten Bireuen dan Bappeda Aceh.


    Redaksi : Ipul pedank laut 

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini