Elitnesia.id|Bireuen,— Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., memberikan pemahaman terkait peran dan fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi keadaan darurat, khususnya bencana alam.
Materi tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kabupaten Bireuen Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis (7/5/2026).
Dalam paparannya, Dandim 0111/Bireuen menegaskan bahwa Linmas memiliki peran penting sebagai unsur pendukung pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu penanganan kondisi darurat di tengah masyarakat.
“Linmas merupakan garda terdepan di lingkungan masyarakat yang memiliki tugas membantu pemerintah dalam menghadapi situasi darurat, terutama saat terjadi bencana alam. Kehadiran Linmas sangat penting dalam membantu evakuasi, memberikan informasi awal, hingga menjaga ketertiban masyarakat,” ujar Letkol Arh Luthfi Novriadi.
Ia menjelaskan, kesiapsiagaan dan kemampuan personel Linmas harus terus ditingkatkan agar mampu bertindak cepat dan tepat dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana maupun kondisi darurat lainnya.
Selain itu, Dandim juga mengajak seluruh peserta memahami tugas dan tanggung jawab Linmas secara menyeluruh, mulai sebelum, saat, hingga sesudah terjadinya bencana.
Menurutnya, koordinasi dan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta masyarakat sangat dibutuhkan guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta tampak serius menyimak materi yang disampaikan sebagai bekal dalam meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan Satlinmas di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh anggota Linmas di Kabupaten Bireuen semakin siap membantu pemerintah daerah dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan keadaan darurat dan bencana alam.
Redaksi : Ipul pedank laut

Tidak ada komentar:
Posting Komentar