Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Kabupaten Bireuen menyambut hangat kedatangan ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai gampong dalam 12 kecamatan di Kabupaten Bireuen.
Prosesi serah terima mahasiswa berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (7/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen Ismunandar, ST., MT, serta dihadiri Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si., M.P., IPM, para asisten Setdakab, camat, dekan, dosen, civitas akademika USK, panitia KKN, dan seluruh mahasiswa peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Universitas Syiah Kuala dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas sinergi menghadirkan Program KKN Tematik Literasi di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun budaya literasi, memperkuat perpustakaan desa, serta mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan berharap mereka dapat menjadikan Bireuen sebagai ruang belajar sekaligus ladang pengabdian kepada masyarakat.
"Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa Universitas Syiah Kuala di Kabupaten Bireuen. Anggaplah masyarakat gampong sebagai keluarga sendiri. Bangun komunikasi yang baik, hadir dengan solusi, dan berikan kontribusi terbaik selama menjalankan pengabdian," ujar Mukhlis.
Kepada para camat, keuchik, perangkat gampong, dan masyarakat, Bupati mengharapkan dukungan penuh agar mahasiswa dapat menjalankan program kerja dengan aman, nyaman, dan produktif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Bireuen selama masa KKN berlangsung.
Sementara kepada para mahasiswa, Mukhlis berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, menghormati adat istiadat serta nilai-nilai budaya Aceh, dan mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan.
"Jadikan KKN sebagai momentum untuk membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat profesionalisme, serta menghadirkan karya nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pesannya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan seluruh Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala yang kembali mempercayakan Kabupaten Bireuen sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia berharap hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terus diperkuat dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menutup sambutannya, Bupati secara resmi menerima sekaligus menyerahkan mahasiswa KKN untuk ditempatkan di kecamatan-kecamatan yang telah ditetapkan dengan mengucapkan, "Bismillahirrahmanirrahim, saya menerima sekaligus menyerahkan Peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Tahun Akademik 2025/2026 kerja sama Universitas Syiah Kuala dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta Kuliah Kerja Nyata Reguler Universitas Syiah Kuala Periode XXIX Tahun 2026 untuk ditempatkan pada kecamatan yang telah ditetapkan."
Sebanyak 618 mahasiswa akan melaksanakan KKN di 12 kecamatan di Kabupaten Bireuen, yakni Jeunib, Peudada, Jeumpa, Peusangan, Samalanga, Simpang Mamplam, Peulimbang, Kota Juang, Juli, Jangka, Makmur, dan Gandapura. Program pengabdian tersebut berlangsung mulai 7 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Melalui pelaksanaan KKN ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap lahir berbagai program inovatif yang mampu memperkuat literasi masyarakat,
meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, mendukung pemberdayaan ekonomi desa, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberi manfaat nyata bagi gampong dan masyarakat Kabupaten Bireuen.
Sumber : Amat Asah Parang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar