Elitnesia.id|Bireuen ,– Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali memperoleh dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada lima Brigade Pangan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari program nasional percepatan swasembada pangan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat masa tanam, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Muliadi, S.E., M.M., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap keseriusan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menjalankan berbagai program strategis di sektor pertanian.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program pertanian di Bireuen tidak terlepas dari sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pemerintah gampong, Brigade Pangan, dan para petani.
Muliadi menyebut Kecamatan Gandapura sebagai salah satu wilayah yang konsisten menunjukkan kesiapan dalam menerima sekaligus menjalankan berbagai program Kementerian Pertanian. Kekompakan seluruh unsur di lapangan dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan bantuan pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan.
"Dalam setiap program Kementerian Pertanian, Kecamatan Gandapura selalu menunjukkan kesiapan yang baik. Kolaborasi pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, pemerintah gampong, Brigade Pangan, dan para petani menjadi modal utama dalam mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Bireuen," ujar Muliadi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Keuchik Gampong Cot Tunong, Hasballah Hasan, S.E., yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung percepatan program pompanisasi. Selain menggerakkan partisipasi masyarakat, Hasballah turut mengalokasikan dana pribadinya untuk mempercepat pembangunan sarana pompanisasi yang memanfaatkan sumber air dari kawasan Paya Nie sebagai sumber irigasi areal persawahan masyarakat.
Menurut Muliadi, kepedulian tersebut menjadi contoh nyata kepemimpinan yang mampu mendorong percepatan pemanfaatan lahan pertanian sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah gampong dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.
"Semangat gotong royong dan kepedulian seperti inilah yang kami harapkan terus tumbuh di seluruh gampong. Ketahanan pangan akan semakin kuat apabila seluruh elemen bergerak bersama mendukung pembangunan sektor pertanian," katanya.
Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen beserta seluruh jajaran penyuluh pertanian yang selama ini terus mendampingi petani hingga ke tingkat lapangan.
Menurut Bupati, keberhasilan berbagai program pertanian di Kabupaten Bireuen merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, serta kelompok tani yang terus bersinergi meningkatkan produksi pangan.
"Keberhasilan pembangunan sektor pertanian adalah hasil kerja bersama. Saya memberikan apresiasi kepada Kadistanbun beserta seluruh penyuluh pertanian yang terus hadir mendampingi petani. Begitu pula kepada pemerintah kecamatan, para keuchik, Brigade Pangan, dan kelompok tani yang telah bekerja keras sehingga berbagai program Kementerian Pertanian dapat berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Mukhlis.
Bupati berharap bantuan Alsintan yang diterima lima Brigade Pangan dapat dimanfaatkan secara maksimal, dirawat dengan baik, serta dikelola secara profesional agar mampu meningkatkan indeks pertanaman, mempercepat pengolahan lahan, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen petani.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pertanian melalui penguatan kelembagaan petani, peningkatan kapasitas penyuluh pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung, optimalisasi program pompanisasi, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Bireuen optimistis sektor pertanian akan terus berkembang sebagai pilar utama perekonomian daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
Sumber : Amat Asah Parang
Redaksi /editor: Ipul pedank laut



Tidak ada komentar:
Posting Komentar