Elitnesia.id|BIREUEN – Pemerintah Gampong Panton Bili, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan alat tulis sekolah kepada puluhan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sebagai upaya membantu keluarga yang terdampak banjir. Sabtu, (11/07/2026).
Bantuan yang bersumber dari Dana Desa tersebut disalurkan kepada anak-anak mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), santri dayah, hingga mahasiswa.
Keuchik Gampong Panton Bili, Tarmizi, mengatakan bantuan itu diberikan karena banyak perlengkapan sekolah milik para siswa, seperti buku, tas, dan alat tulis, rusak bahkan tidak dapat digunakan lagi setelah banjir melanda wilayah tersebut.
"Melalui Dana Desa, kami menganggarkan bantuan ini agar kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak dapat terpenuhi. Kami berharap mereka bisa kembali belajar dengan semangat tanpa terkendala akibat dampak banjir," ujar Tarmizi.
Sebanyak 83 penerima memperoleh bantuan tersebut, terdiri atas 7 anak TK, 42 siswa SD, 17 siswa SMP, 8 siswa SMA, 8 santri dayah, dan 1 mahasiswa.
Menurut Tarmizi, program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Gampong dalam memanfaatkan Dana Desa secara tepat sasaran, terutama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di tengah proses pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Camat Pandrah, Juanda Abdullah, S.E., M.M., mengapresiasi langkah Pemerintah Gampong Panton Bili yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat setelah banjir.
Ia menyebutkan, pemanfaatan Dana Desa untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah gampong terhadap masa depan generasi muda.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para orang tua dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan baik," kata Juanda Abdullah.
Pemerintah Gampong Panton Bili berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir.
Sumber : Amat Asah Parang
Editor : Ipul pedank laut


Tidak ada komentar:
Posting Komentar