Elitnesia.id|Bireuen — Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap keselamatan serta kebutuhan masyarakat, Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi S.E., Sos., M.Han., M.Sc., melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi jembatan gantung yang terputus akibat banjir di Desa Meunasah Krueng Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Sabtu (10/01/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan infrastruktur yang menjadi akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari. Derasnya arus banjir menyebabkan jembatan gantung tersebut tidak lagi dapat digunakan, sehingga menghambat mobilitas masyarakat, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
Terlihat saat di lokasi, Dandim 0111/Bireuen berdialog dengan Babinsa dan unsur terkait, sekaligus mengamati kondisi bantaran sungai serta titik-titik rawan yang berpotensi membahayakan warga.
Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menghimpun data lapangan sebagai bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya penanganan serta perencanaan perbaikan jembatan.
Dandim menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pasca bencana, untuk memastikan keamanan warga dan mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak.
Kehadiran langsung pimpinan di lapangan diharapkan dapat mempercepat langkah penanganan serta memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.
Masyarakat Desa Meunasah Krueng menyambut baik perhatian dan kepedulian TNI, serta berharap jembatan gantung tersebut dapat segera diperbaiki agar aktivitas warga kembali berjalan normal. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasca bencana banjir di wilayah Kabupaten Bireuen.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar